NILAI – NILAI PANCASILA
Mata
Pelajaran : Pendidikan
Kewarganegaraan
Standar
Kompetensi :
1.
Menampilkan perilaku yang
sesuai dengan nilai – nilai Pancasila
Kompetensi Dasar
:
Menjelaskan
Pancasila sebagai dasar negara dan ideology negara.
Menguraikan
nilai – nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara.
Menunjukkan sikap positip terhadap Pancasila dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menampilkan
sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
A.
PENTINGNYA IDEOLOGI BAGI
SUATU BANGSA
Indonesia adalah negara yang berideologi Pancasila, RRC adalah
negara yang yang berideologi komunis, Amerika Serikat adalah negara yang
berideologi liberal-kapitalis dsb. Jadi apa yang dimaksud dengan ideology itu
?. Ideologi berasal dari bahasa Yunani ,
dari kata idea dan logia. Idea artinya pemikiran, konsep atau gagasan,
sedangkan Logia artinya pengetahuan. Jadi secara sederhana ideologi dapat diartikan pengetahuan tentang ide-ide,
keyakinan atau gagasan. Sedangkan secara
luas ideology adalah seperangkat prinsip-prinsip yang dijadikan dasar untuk
memberikan arah dan tujuan yang ingin dicapai dalam melangsungkan dan
mengembangkan kehidupan nasional suatu bangsa dan negara.
1. Pendapat para ahli tentang pengertian Ideologi.
a. Count Destutt de Tracy
Ideologi adalah ilmu
tentang gagasan-gagasan yang mampu menunjukkan jalan yang
Benar menuju masa
depan.
b. W. White.
Ideologi adalah soal
cita-cita politik atau doktrin ( ajaran ) dari suatu lapisan
Masyarakat atau sekelompok manusia yang dapat
dibeda-bedakan.
c. M.
Sastra Prateja.
Ideologi adalah seperangkat gagasan atau pemikiran yang berorientasi
pada tindakan
Yang
diorganisir menjadi suatu system yang teratur.
d.
Patmo Wahyono.
Ideologi adalah kesatuan yang bulat dan utuh dari ide-ide dasar, yang
merupakan
Kelanjutan dari pandangan hidup bangsa.
Dilihat dari pengertian tersebut maka ada beberapa
konsep tentang ideology
- adanya sekumpulan gagasan
- gagasan itu tersusun secara sistematis
- gagasan itu
diyakini kebenarannya
- diwujudkan dalam
kehidupan yang nyata.
Didunia ini ada
beberapa ideology, yang mana ideology tersebut sangat mempengaruhi
Jalannya sebuah bangsa,
jadi warna sebuah bangsa itu sangat dipengaruhi oleh ideology
Yang dipraktekkan dalam negara tersebut. Sebagai contoh ideology Pancasila sangat
Mempengaruhi kearah
mana bangsa Indonesia diarahkan dan apa
tujuannya.
2. Perlunya ideologi
suatu bangsa adalah:
a. .Memberikan kejelasan
identitas nasional.
. b. Memberikan inspirasi tentang cita-cita. pe
c. Membangkitkan kesadaran dan kemerdekaan.
d. Memberikan
orientasi mengenai dunia dan isinya
e. Memberikan motivasi dalam mencapai tujuan.
Dengan ideologi, suatu bangsa akan memiliki
pegangan dan pedoman bagaimana mengenal dan memecahkan masalah- masalah dalam
bidang politik, ekonomi, social budaya, pertahanan dan keamanan yang timbul
dalam kehidupan masyarakat yang semakin maju. Dengan berpedoman pada ideologi,
maka suatu bangsa memiliki pola untuk melaksanakan program pembangunan.
Ideologi suatu bangsa pada umumnya bersumber dari
budaya dan pengalaman masyarakat yang menciptakan ideologi tersebut yang harus
diwariskan secara terus menerus sehingga menjadi sikap hidup bagi masyarakat
pendukungnya.
Kita mengenal ideologi liberalisme-kapitalisme,
ideology komunisme dan ideology pancasila. Ketiga
ideology tersebut memiliki masyarakat sebagai pendukung dan pengikut
masing-masing
Perbedaan antara ideologi leberalisme, ideologi
komunisme dan ideologi pancasila.
No
|
Faktor
Pembeda
|
IDEOLOGI
|
||
Liberalisme
|
Komunisme
|
Pancasila
|
||
1
|
Bidang agama
|
Mengenal faham sekuler
negara tidak ikut campur
tangan dalam urusan aga
ma warga negaranya.
|
Tidak percaya dan ti-
dak mengenal adanya
tuhan. Karl Marx me-
ngajarkan atheisme
dan materialisme.
|
Negara Indonesia bu-
Kan negara agama, te
tapi kehidupan agama
sangat dihormati dan
dijunjung tinggi.
|
2
|
Bidang politik
|
Melaksanakan pola peme
rintahan demokrasi libe-
ral.
|
Hanya ada satu partai,
yaitu partai komunis.
|
Politik berdasarkan de
mokrasi Pancasila arti
nya kekuasaan terting
gi ditangan rakyat
|
3
|
Bidang ekonomi
|
Setiap orang bebas mem
produksi dan menentu-
kan harga barang dan
gaji buruh.
|
Memproduksi, menen
tukan harga barang ser
ta gaji buruh diatur
langsung oleh negara
|
Bertujuan untuk me
wujudkan kesejahtera
an rakyat. Negara me
nguasai cabang pro
duksi penting untuk
melindungi kepenting
an orang banyak
|
4
|
Bidang sosial
budaya
|
Anggota masyarakat ber
sifat individualistis dan
sangat mementingkan
prestasi pribadi..
|
Diberlakukan doktrin bahwa semua harus
Merasakan sama rata
Sama rasa.
|
Kegotong royongan
dan kekeluargaan de-
ngan menjunjung ting
gi nilai kemanusiaan
yang adil dan beradap,
menjaga keseimbang
an hak dan kewajiban
serta kepentingan pri-
badi dan masyarakat.
|
.
Jadi pentingnya ideology bagi
suatu bangsa itu bisa dilihat dari fungsi ideologi itu sendiri.
B. PROSES PERUMUSAN
PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA.
Untuk membentuk
suatu negara Indonesia yang kuat diperlukan suatu dasar negara. Negara tanpa
dasar bagaikan rumah tanpa tiang, untuk memperkokoh berdirinya Negara Indonesia
maka digunakan Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila merupakan budaya luhur
masyarakat Indonesia yang berasal dari bahasa sansekerta terdiri dari dua kata
yaitu panca dan sila, panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas.
Pancasila
sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa secara resmi disahkan bersamaan
dengan Undang- Undang Dasar 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh Panitia
Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
1. Rumusan
Pancasila.
Pada tanggal 29 April 1945 pemerintah Jepang membentuk Dokuritsu
zyoonby tsoosakai (BPUPKI atau Badan
Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia ), yang bertugas untuk
menyelidiki dan mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan untuk mendirikan suatu
negara merdeka. Anggotanya sebanyak 62 orang yang diketuai oleh Dr Rajiman
Widyodiningrat.
Pada siding pertama BPUPKI pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 ,
membahas tentgang dasar
negara Indonesia merdeka.
Mereka yang mengajukan konsep dasar negara Indonesia merdeka adalah
:
a.
Mr Muhammad Yamin , tanggal 29
Mei 1945
Dalam pidatonya didepan siding BPUPKI konsep dasar negara Indonesia
berbunyi :
1.
Peri Kebangsaan
2.
Peri Kemanusiaan
3.
Peri Ketuhanan
4.
Peri Kerakyatan
5.
Kesejahteraan Rakyat
b.
Mr. Soepomo, tanggal 31 Mei
1945
Mengajukan konsep dasar negara Indonesia sebagai berikut :
1.
Persatuan
2.
Kekeluargaan
3.
Keseimbangan lahir batin
4.
Musyawarah
5.
Keadilan rakyat
c.
Ir. Soekarno, tanggal 1 Juni
1945
Menyampaikan pidato yang kemudian dikenal dengan istilah Pancasila.
sehingga tanggal 1 Juni 1945 dikenal dengan hari lahirnya Pancasila.
Lima dasar yang dinamakan Pancasila oleh Ir. Soekarno adalah sebagai
berikut :
1.
Kebangsaan Indonesia
2.
Internasionalisme atau peri
kemanusiaan
3.
Mufakat atau Demokrasi
4.
Kesejahteraan Sosial
5
Ketuhanan Yang Maha Esa
2.
Perumusan Piagam Jakarta.
Untuk merumuskan kembali Pancasila itu, BPUPKI membentuk panitia
perumus yang terdiri dari 9 orang ( Panitia 9 ). Pada tanggal 22 Juni 1945
mengadakan siding dan menghasilkan Piagam Jakarta yang berisa Rancangan
Pembukaan Undang – Undang Dasar negara Indonesia Merdeka, didalam Piagam
Jakarta di muat rumusan sila-sila Pancasila yang berbunyi :
1.
Ketuhanan dengan kewajiban
menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya
2.
Kemanusiaan yang adil dan
beradap
3.
Persatuan Imdonesia
4.
Kerakyatan yang dipimpin oleh
hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan /
5.
Perwakilan
6.
Keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia.
BPUPKI dibubarkan karena
tugasnya dianggap sudah selesai, sebagai gantinya dibentuklah badan baru yaitu
Dokuritsu Zyombi Inkai ( PPKI ). Pada
tanggal 18 Agustus 1945 bersidang dan menghasilkan Pembukaan Undang – Undang
Dasar dan Batang Tubuh Undang – Undang
Dasar 1945. Rumusan Pancasila dicantumkan
dalam alenia ke empat Pembukaan Undang – Undang Dasar 1945, sampai
sekarang kita gunakan sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi
rumusan Pancasila yang benar dan sah tercantum dalam Pembukaan Undang – Undang
Dasar1945 alenia ke empat yang berbunyi :
- Ketuhanan Yang Maha Esa
- Kemanusiaan yang adil dan beradap
- Persatuan Indonesia
- Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan
- Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar